Dalam adaptasi perubahan iklim, tahap analisis dan identifikasi tingkat kerentanan merupakan langkah penting dalam menentukan prioritas lokasi dan jenis tindakan adaptasi. Menyadari pentingnya tahapan tersebut, Kementerian LHK telah mengembangkan suatu sistem yang dapat mengeluarkan informasi berupa indeks tingkat kerentanan dengan satuan analisis terkecil desa. Sistem tersebut dinamakan SIDIK (Sistem Informasi Data Indeks Kerentanan). SIDIK dikembangkan agar konsep kerentanan dapat digunakan secara praktis dan secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan bimbingan teknis Adaptasi Perubahan Iklim dilaksanakan di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang pada tanggal 5-8 April 2021, dengan peserta dari Pemprov Jateng, Pemkab Kendal, SDGs Center Undip, dan Yayasan Bintari.. Dari Pemprov Jateng peserta yang hadir yaitu dari Bappeda dan DLHK. Sedangkan dari Pemkab Kendal dihadiri pewakilan dari Baperlitbangda, BPBD, DLH, Distanpang, DKP, DPUPR, Disperindag, Disperakim, BPS, dan Dispermasdes. Narasumber pada Bimtek ini adalah Perdinan, Ph.D (Departemen GeoFisika dan Meteorologi IPB) dan para pejabat struktural lingkup Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim.

Perdinan, Ph.D dalam paparannya menyampaikan bahwa proses prioritisasi pilihan adaptasi perubahan iklim harus mempertimbangkan dampaknya terhadap indikator pembangunan. Pertimbangan tersebut dapat meliputi proses Cost Benefit Analysis, perhitungan biaya dan kendala untuk melihat potensi keberhasilan program ataupun sistem penilaian dengan mempertimbangkan dampak pilihan adaptasi terhadap lingkungan, ekonomi, dan sosial. Selain itu, penyusunan pilihan adaptasi dilakukan dengan mempertimbangkan kajian kerentanan dan risiko iklim, kondisi karakteristik daerah, ketersediaan sumberdaya dan program-program di daerah serta perencanaan program-program pembangunan daerah.

Hal ini menunjukkan peran pemerintah daerah sangat penting dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, pemahaman konsep kerentanan dalam SIDIK sangat penting dalam adaptasi perubahan iklim.

Oleh : Ria E

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *