Grobogan – Dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU Tim 18 Universitas Diponegoro membagikan susu kedelai kepada siswa SDN 03 Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dikoordinasikan melalui SDGs Center Universitas Diponegoro tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Bappeda Provinsi Jawa Tengah dan UNDIP dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemenuhan gizi anak, serta pemberdayaan produk pangan lokal.

KKNT IDBU Tim 18 berada di bawah bimbingan Prof. Bulan Prabawani, S.Sos., M.M., Ph.D., Yoga Pratama, Ph.D., Ardy Wibowo, Ph.D., dan Swastika Dewi, M.Sc. Program pengabdian ini mengintegrasikan pendekatan multidisiplin untuk menjawab kebutuhan pembangunan di Desa Ketro sebagai salah satu desa dampingan Bappeda Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.

Edukasi Gizi Berbasis Produk Lokal

Kegiatan diawali dengan pengenalan manfaat konsumsi pangan bergizi kepada para siswa. Mahasiswa KKNT menjelaskan bahwa susu kedelai merupakan salah satu alternatif sumber protein nabati yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia sekolah.

Susu kedelai yang dibagikan merupakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya mengenalkan pilihan pangan bergizi, tetapi juga mendukung promosi dan pemanfaatan produk lokal Desa Ketro. Pembagian dilakukan secara tertib kepada siswa di setiap kelas dengan didampingi para guru. Para siswa terlihat antusias menerima dan menikmati susu kedelai yang dibagikan.

Kepala SDN 03 Ketro menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah mengunjungi SDN 03 Ketro dan membersamai siswa dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional,” ujarnya.

Mendukung SDGs dan Pembangunan Sumber Daya Manusia

Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak anak, termasuk hak memperoleh kesehatan, pendidikan, dan asupan gizi yang memadai. Pemenuhan gizi pada usia sekolah penting untuk menunjang pertumbuhan, daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, dan perkembangan anak secara optimal.

Koordinator Desa KKNT IDBU Tim 18 UNDIP menjelaskan bahwa pembagian susu kedelai merupakan bagian dari upaya menghubungkan edukasi gizi, peringatan Hari Anak Nasional, dan penguatan produk UMKM lokal. “Kegiatan berjalan lancar dan memperoleh respons yang sangat baik dari pihak sekolah maupun para siswa. Kami mengangkat pesan ‘Selamat Hari Anak Indonesia, Sayang Anak, Sayang Indonesia’ sebagai ajakan untuk bersama-sama memberikan perhatian terbaik bagi anak-anak,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Sinergi Bappeda Jateng, SDGs Center UNDIP, dan Masyarakat

Kolaborasi antara Bappeda Provinsi Jawa Tengah, SDGs Center UNDIP, KKNT IDBU Tim 18, Pemerintah Desa Ketro, sekolah, dan pelaku UMKM menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab persoalan pembangunan di tingkat desa.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya melaksanakan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan produk lokal, memperkuat kepedulian terhadap gizi anak, serta mendukung agenda pembangunan desa berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pembagian susu kedelai diharapkan menjadi pemantik bagi pelaksanaan program berkelanjutan yang mengintegrasikan pemenuhan gizi anak, pendidikan kesehatan, dan pengembangan UMKM pangan lokal di Desa Ketro.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *