Bappeda Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Kegiatan Penerapan Inovasi dan Teknologi dengan tema “Pengolahan Ikan Lele menjadi Aneka Pangan sebagai Alternatif Peningkatan Pendapatan Masyarakat” hari Kamis, 16 Desember 2021, di Pendopo Desa Kalirandu Kecamatan Paterukan Kabupaten Pemalang. Acara dibuka oleh Kasubbid Perekayasaan Inotek Bapak Drs. Indiarto Edi Cahyono, M.Pd dilanjutkan penyampaian materi oleh narasumber Ibu Tarmini (POKLAHSAR Jaya Sejati) dengan materi paparan Diversifikasi Inovasi Olahan Ikan Lele. Kegiatan diikuti oleh peserta yang berjumlah 15 orang dari UMKM bidang pangan Kabupaten Pemalang.

 

 

 

 

 

Pangan merupakan komoditas penting dan strategis karena merupakan kebutuhan pokok manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat. Beragam pangan mempunyai prospek yang cukup luas untuk dikembangkan dan diolah menjadi makanan berkreasi. Potensi industri kreatif dan usaha mikro kecil merupakan peluang besar untuk mengembangkan kemandirian pangan suatu daerah berbasis pangan lokal. Semakin banyak perusahaan yang bergerak di bidang makanan (food) mendorong lahirnya persaingan di dunia produksi.

Industri kreatif merupakan konsep yang baru memadupadankan informasi dan kreativitas yang mengandalkan ide, gagasan pengetahuan dari sumberdaya manusia sebagai faktor produksi. Setidaknya terdapat 14 subsektor industri kreatif salah satunya dari subsektor lain yaitu kuliner atau makanan. Oleh karena itu sangat tepat apabila sasaran pembangunan bidang pangan di Indonesia diantaranya adalah: terwujudnya ketahanan pangan rumah tangga dan berkembangnya industri-industri usaha kecil menengah. Mengingat keberadaan industri pengolahan makanan hasil pertanian, peternakan maupun perikanan di Indonesia yang paling besar adalah industri rumah tangga, industri kecil dan industri menengah maupun besar.

Peserta menyambut baik kegiatan dimaksud dan mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang dalam rangka meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan pendapatannya, peserta berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan berkelanjutan.

 

 

 

 

 

Melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan para peserta dapat membaca peluang dan memanfaatkan kesempatan dalam melakukan strategi terhadap pengolahan pangan lokal yang tepat agar mampu memiliki daya saing dan meningkatkan daya jual sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi mandiri dari masyarakat secara berkelanjutan yang pada akhirnya dapat memicu kebangkitan Ekonomi Nasional.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-