Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Jawa Tengah menerima kunjungan rombongan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat yang diketuai oleh Bp. Priyo Adinugroho, S.STP, M.Si selaku Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi bersama dengan peneliti, praktisi hukum dan staf ahlinya, kunjungan tersebut diterima oleh Bp. Agung Koenmarjono, SH selaku Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi mewakili Kepala BAPPEDA Prov. Jawa Tengah didampingi jajarannya dan perwakilan dari Biro Organisasi Provinsi Jawa Tengah.

Maksud dan tujuan dari Kunjungan dari BP2D adalah dalam rangka penyusunan naskah akademik rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Inovasi Daerah.

Pada acara tersebut Kabid. Inovasi dan Teknologi BAPPEDA Prov. Jawa Tengah menjelaskan tentang alur dan mekanisme penyelenggaraan inovasi baik dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan maupun inovasi masyarakat, untuk inovasi masyarakat mulai dari tahap penjaringan inovasi yang dilakukan melalui penyelenggaraan event tahunan Lomba Kreatifitas Inovasi Jawa Tengah (Krenova) dan Penjaringan Masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan kegiatan Inkubasi melalui Inkubator wirausaha Inovasi (Inwinov) Jawa Tengah untuk memberikan pelatihan serta pendampingan terhadap nominator pemenang Krenova, Pemberian Fasilitasi Kekayaan Intelektual (KI), serta desiminasi dan komersialisasi inovasi melalui kegiatan Pameran, Business Technology Center (BTC) dan Business Matching yang mempertemukan antara inventor dengan perusahaan-perusahaan manufaktur di Jawa Tengah yang berpotensi menyerap hasil inovasi mereka.

Perda Jateng Nomor 3 Tahun 2019 menjadi salah satu landasan dan payung hukum dalam melaksanakan program kegiatan penyelenggaraan inovasi di Jawa Tengah, baik penyelenggaraan inovasi masyarakat maupun inovasi penyelenggaraan pemerintahan. Dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan publik diambil terobosan melalui “1 OPD 1 Inovasi setiap tahunnya” untuk mengatasi permasalahan sektoral di masyarakat. Dalam diskusi tersebut yang menjadi penekanan bahwa inovasi masyarakat tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan pada ajang lomba namun yang lebih penting adalah tidak lanjut serta pemberian fasilitasi lanjutan agar inovasi tersebut siap untuk diterapkan dan diterima di pasar. Dalam kunjungan tersebut Prov. Jawa Tengah juga banyak mendapatkan masukan yang dapat diterapkan di lingkungan pemerintahan salah satunya kegiatan event tahunan lomba inovasi ASN yang telah dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-