Dampak bencana iklim selama satu dekade terrakhir tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data trend kejadian bencana selama 10 tahun terakhir (2010-2020) BNPB, ebncana yang sering terjadi di Indonesia adalah bencana hydrometeorology seperti bencana banjir, longsor, dan kekeringan. Kaji Ulang Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim yang dilakukan oleh LIPI tahun 2018 menunjukkan bahwa upaya adaptasi terhadap perubahan iklim masih perlu ditingkatkan khususnya pada aspek inklusivitas atau pelibatan kelompok rentan khususnya disabilitas. Perubahan iklim dan bencana yang terjadi memiliki risiko lebih tinggi pada kelompok anak-anak, perempuan, serta kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Salah satu bentuk dukungan program yang dilakukan pemerintah Kabupaten Magelang dalam menghadapi dampak perubahan iklim diwujudkan dalam bentuk “Penyusunan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim Inklusif”. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan masukan terhadap proses penyusunan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API) inklusif di Kabupaten Magelang. Program adaptasi perubahan iklim inklusif dilaksanakan di Desa Sri Wedari Kecamatan Salaman dan Desa Giri Purna Kecamatan Borobudur sebagai pilot project di Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi satu upaya untuk membangun kapasitas masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Bencana yang terjadi di Kabupaten Magelang berupa bencana meteorologi dengan jenis bencana sebanyak 99% berupa angin kencang dan longsor.

Guna membangun masarakat yang tangguh terhadap bencana akibat perubahan iklim, beberapa hal yang telah dilakukan di desa pilot project adalah:

  • Penguatan kapasitas individu dengan melibatkan semua pihak termasuk penyandang disabilitas.
  • Pembangunan Infrastruktur yang adaptif terhadap penyandang disabilitas
  • Rencana kesiapsiagaan desa yang meliputi edukasi terhadap masyarakat desa terkait penanaman di daerah rawan longsor.
  • Pembangunan ketahanan ekonomi dengan harapan kegiatan ekonomi cepatpulih selepas terjadi  bencana. Beberapa usaha yang telah dilakukan berupa unit usaha pembibitan untuk penyandang disabilitas di desa Sriwedari dan program pembuatan susu bubuk dari susu kambing di desa Giri Purno
  • Kegiatan yang telah dilakukan dikedua desa tersebut bisa di adaptasi di daerah lain yang memiliki karakteristik yang sama.

Dalam penyusunan RAD API Inklusif Kabupaten Magelang ini akan dilakukan inventarisasi terhadap masalah yang ada di desa, sehingga penanganan yang dilakukan tiap desa menjadi lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup telah memasukan Program Kampung Iklim yang inklusif di daerah tersebut dan juga nantinya akan dikembangakan ke desa lainnya. Dari hasi studi kondisi iklim historis dan proyeksi iklim di Kabupaten Magelang akan terjadi peningkatan suhu sebesar 1oC per tahun. Dengan demikian upaya-upaya mitigasi perlu terus didorong untuk menghindari bencana yang lebih parah akibat perubahan iklim tersebut.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *