Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan tolok ukur kinerja pembangunan manusia, yang dibentuk melalui 3 (tiga) dimensi yaitu dimensi kesehatan, pendidikan dan kehidupan layak. Dimensi kesehatan diukur melalui Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH), dimensi pendidikan diukur dengan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS), sedangkan dimensi kehidupan layak diukur melalui pengeluaran per kapita/tahun disesuaikan.

Perkembangan IPM Jawa Tengah kurun waktu 2011 hingga 2021 menunjukkan peningkatan secara absolut. Namun tidak demikian halnya dengan pertumbuhan IPM. Pertumbuhan IPM kurun waktu 2011 hingga 2021 cenderung fluktuatif dan melambat cukup signifikan pada rentang waktu 2019 hingga 2021. Hal ini terjadi karena adanya pandemi covid-19, di mana salah satu komponen IPM mengalami penurunan signifikan yaitu komponen pengeluaran per kapita/tahun. Capaian IPM Jawa Tengah tahun mengalami peningkatan dari tahun 2020 sebesar 71,87 menjadi 72,16 di tahun 2021 dan mengalami pertumbuhan sebesar 0,40 persen, sebagaimana gambar berikut :

Gambar 1. Perkembangan IPM Jawa Tengah dan Nasional Tahun 2011-2021

(Sumber: BPS 2021, diolah)

 

Analisis sederhana terhadap capaian IPM secara menyeluruh dapat dilakukan terhadap komponen pembentuk IPM, yaitu: RLS, HLS, UHH dan Pengeluaran per kapita/tahun. Tahun 2021 komponen yang memberikan kontribusi peningkatan signifikan capaian IPM terdapat pada komponen pengeluaran per kapita/tahun, baik secara absolut maupun pertumbuhan. Kondisi serupa juga terjadi pada komponen HLS, dimana capaian abosut dan pertumbuhan mengalami peningkatan. Yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah komponen UHH dan RLS. Secara absolut, UHH mengalami peningkatan capaian namun pertumbuhannya mulai mengalami perlambatan. Hal ini mengindikasikan adanya kejenuhan terhadap capaian UHH, sehingga perlu diwasapadai bahwa untuk tahun berikutnya capaian UHH menurun. Kondisi yang serupa juga dialami oleh komponen RLS, secara capaian absolut meningkat namun pertumbuhan melambat. Perkembangan selengkapnya untuk capaian komponen IPM beserta pertumbuhannya dapat dilihat pada gambar berikut:

Sumber : BPS 2021, diolah

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2. Perkembangan Komponen IPM Jateng dan Pertumbuhannya

Tahun 2016-2021

(Sumber: BPS 2021, diolah)

Seiring dengan meningkatnya IPM provinsi, IPM seluruh kabupaten/kota juga mengalami peningkatan. Dari sisi perbandingan antar kabupaten/kota, tidak terjadi perubahan yang signifikan dalam kategori capaian dan peringkat di masing-masing provinsi. Status IPM pada seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 3. IPM Menurut Kabupaten/Kota dan Status Pembangunan Manusia

Tahun 2021

(Sumber: BPS 2021)

 

Memperhatikan uraian kondisi situasi dan analisis sederhana IPM serta komponennya tersebut, maka diperlukan upaya terobosan dan strategi yang tepat untuk meningkatkan capaian maupun mempercepat pertumbuhan IPM serta komponen pembentuknya. Meningkatkan pengeluaran per kapita/tahun sebagai daya ungkit terbesar pencapaian IPM; mendorong naiknya angka RLS lebih signifikan; mempertahankan HLS agar on the track dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap capaian nasional; mempertahankan dan mengantisipasi penurunan capaian UHH menjadi bagian upaya strategi yang harus dirumuskan dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2023.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-