RENCANA STRATEGIS

  1. Pernyataan Visi: “Profesional, Partisipatif dan Inovatif guna Mewujudkan Perencanaan Pembangunan yang Efektif dan Berkelanjutan”
  2. Pernyataan Misi: Guna mewujudkan visi tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah menetapkan misi sebagai berikut:
    • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM;
    • Mewujudkan sistem dan tata kerja yang efektif dan efisien;
    • Mewujudkan pengelolaan sistem database perencanaan dan statistik daerah yang akurat berbasis teknologi informasi;
    • Meningkatkan kualitas perencanaan serta koordinasi internal, horisontal dan vertikal dengan melibatkan secara aktif pemangku kepentingan;
  3. Tujuan perencanaan pembangunan daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai berikut:
    • Menciptakan SDM yang semakin berkualitas;
    • Meningkatkan mekanisme kerja yang terstruktur, terstan-darisasi dan terdokumentasi dengan baik;
    • Meningkatkan kualitas dan kapasitas sistem informasi peren-canaan dan pengendalian pembangunan daerah;
    • Meningkatkan kualitas koordinasi dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah;
    • Meningkatkan kualitas pengendalian, monitoring dan evaluasi untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
  4. Sasaran. Sebagai penjabaran dari misi Bappeda Provinsi Jawa Tengah, maka sasaran yang hendak dicapai dalam periode waktu 2008-2013 adalah sebagai berikut :
    • Meningkatnya proporsi SDM yang memiliki kompetensi;
    • Meningkatnya ketepatan dan kecepatan dalam pelaksanaan peker-jaan;
    • Optimalisasi pengelolaan prasarana sarana perkantoran;
    • Optimalisasi kinerja sistem informasi perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah;
    • Optimalisasi penyediaan data dan informasi hasil pembangunan yang lebih cepat (realtime) dan akurat untuk kepentingan perencanaan dan pengendalian pembangunan;
    • Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah 2013-2018 47 Sinerginya perencanaan pembangunan Provinsi dengan perencanaan;
    • Meningkatnya partisipasi pemangku kepentingan dalam proses perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah;pembangunan nasional dan kabupaten/kota;
    • Optimalisasi koordinasi pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan;
    • Optimalisasi kualitas hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan.
  5. Kebijakan dan Strategi
    • Kebijakan pembangunan diarahkan pada :
      • Meningkatkan kerjasama dan sinergitas perencanaan pembangunan antar daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi;
      • Penilaian SDM berdasarkan kualifikasi pendidikan, kompetensi dan pengalaman penugasan.Meningkatkan kompetensi perencanaan bagi seluruh PNS
      • Penyelenggaraan rapat koor-dinasi pengen-dalian kegiatan internal;
      • Inventarisasi dan pendaya-gunaan serta pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana kantor;
      • Meningkatkan kualitas SDM, sarpras dan sistem perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah berbasis teknologi informasi;
      • Pengembangan sistem pengelolaan informasi dan dokumentasi perencanaan pembangunan daerah yang informatif, menarik, serta mudah diakses masyarakat.
      • Meningkatkan kualitas manajemen database untuk perencanaan pembangunan daerah.
      • Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan;
      • Meningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan daerah;
      • Meningkatan kualitas pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah.
    • Strategi yang diambil guna mencapai sasaran adalah :
      • Peningkatan keikutsertaan pegawai dalam diklat;
      • Penataan SDM pegawai sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan;
      • Peningkatan formasi jabatan fungsional perencana;
      • Peningkatan perencanaan dan pengendalian kegiatan sesuai waktu yang telah ditetapkan
      • Peningkatan manajemen dan pola kerja yang efektif;
      • Peningkatan prasarana dan sarana kantor yang mendukung kinerja pegawai;
      • Pemanfaatan sistem perencanaan dan pengendalian pembangunan melalui optimalisasi SDM dan sarana IT;
      • Optimalisasi sistem pengelolaan informasi dan dokume-tasi perencanaan pembangunan daerah;
      • Peningkatan pengelolaan dan ketersediaan database perencanaan pembangunan daerah;
      • Peningkatan kerja-sama dengan lembaga penyedia data dan informasi;
      • Mengoptimalkan koordinasi perencanaan pembangunan dengan Pusat, Kabu-paten/Kota dan para pemangku kepentingan melalui fasilitasi dan koordinasi intensif;
      • Peningkatan partisi-pasi pemangku kepentingan dalam perencanaan pembangunan melalui forum perencanaan (musrenbang) dan pemanfaatan sistem informasi perencanaan secara on line;
      • Peningkatan koordinasi pengendalian dan pelaporan pelak-sanaan pembangu-nan daerah;
      • Peningkatan pemanfaatan sistem informasi pengendalian pembangunan dae-rah secara on line;
      • Peningkatan kualitas analisis hasil monitoring dan evaluasi pembangunan daerah.

Jajak Pendapat

Menurut Anda, Apakah ketersediaan data di website sudah memuaskan?
Pilih