Provinsi Jawa Tengah mempunyai visi Pembangunan Menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari, Tetep Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi.

Dengan 4 misinya yaitu 1) Membangun masyarakat Jawa Tengah yang religius, toleran, dan guyup untuk menjaga NKRI 2) Mempercepat reformasi birokrasi serta memperluas sasaran ke Pemerintah Kabupaten/Kota 3) Memperkuat kapasitas ekonomi rakyat dan memperluas lapangan kerja untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran dan 4) Menjadikan masyarakat Jawa Tengah lebih sehat, lebih pintar, lebih berbudaya dan mencintai lingkungan. Berbicara tentang sumber daya manusia yang lebih pintar juga disampaikan Bapak Presiden dalam pidato pada saat pelantikannya yang menegaskan makna strategis sumber daya manusia unggul. Menurut beliau kekayaan sumber daya alam belum menjamin kemajuan namun negeri dengan sumber daya manusia tangguh meski miskin dengan sumber daya alam telah memperlihatkan kemajuan yang berarti seperti Jepang, Korea Selatan dan Singapura. Disitulah pentingnya sumber daya manusia yang unggul dan pintar. Pada hari ini berkumpul para fungsional yang handal baik peneliti, perekayasa, perencana, dan fungsional lainnya yang terlembaga secara formal maupun tidak terlembaga atau berdasarkan kemampuan otodidak yang berasal dari berbagai institusi baik litbang kementerian, litbang daerah, perguruan tinggi, sekolah tinggi, politeknik, swasta, para penemu teknologi lokal dari masyarakat melalui ajang krenova, dewan riset daerah dan lain sebagainya dengan satu tujuan untuk mendirikan wadah pemikiran bersama dalam bentuk Himpunan Peneliti Indonesia atau disingkat Himpenindo dan Himpunan Perekayasa Indonesia atau disingkat Himperindo.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung keberadaan kedua organisasi tersebut dengan harapan terjadinya transformasi keilmuan dari para peneliti/ perekayasa guna mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Disamping itu dengan adanya wadah Himpenindo/Himperindo diharapkan akan lebih mempercepat dan mempermudah penyediaan data base khususnya yang berkaitan dengan rekomendasi kebijakan yang dapat dipergunakan dalam proses perencanaan pembangunan di Jawa Tengah.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa peran peneliti maupun perekayasa sebagai pemberi masukan terhadap pengambilan kebijakan pemerintah perlu ditingkatkan agar kebijakan yang dibuat mempunyai dampak yang besar nyata dan signifikan. Disitulah letak peran pentingnya Himpenindo maupun Himperindo dalam meningkatkan sumber daya manusia para peneliti dan perekayasa Provinsi Jawa Tengah.

Upaya percepatan pembangunan daerah memerlukan masukan dari peneliti dan akademisi dalam bentuk berbagai hasil riset. Hasil penelitian yang masuk dalam jurnal terakreditasi internasional menjadi kebanggaan pribadi seorang peneliti. Namun, selain capaian pribadi, penelitian yang dilaksanakan di daerah diharapkan mampu memberikan kontribusi riil dalam penyelesaian masalah pembangunan di daerah.

Agenda penelitian di daerah harus dirancang dan dilaksanakan secara kontekstual dengan proses perencanaan pembangunan. Rekomendasi hasil penelitian diharapkan mampu memberikan dampak jelas dalam inovasi kebijakan di daerah melalui perubahan peraturan kepala daerah (pergub/perbup/perwal) maupun mendorong terbentuknya peraturan yang baru dalam rangka mendorong capaian percepatan pembangunan daerah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *