RAPAT KOORDINASI PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN PROVINSI JAWA TENGAH 2018-2023

A. Latar Belakang

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang potensial. Lahan subur yang mendukung serta minat masyarakat yang masih cukup tinggi untuk berkecimpung dalam berbagai
sektor pertanian dalam arti luas menjadi keungulan tersendiri. Maka adalah sebuah kewajaran Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi lumbung pangan dan penyangga pangan bagi Indonesia. Kondisi tersebut tentu saja perlu dijaga dan juga ditingkatkan dari waktu ke waktu. Dinamika dalam pembangunan sektor pertanian dari masa ke masa semakin bervariasi dan kompleks. Peningkatan jumlah penduduk tentu saja perlu diiringi dengan peningkatan produksi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang menjadi sumber pangan. Akan tetapi laju alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian yang cukup tinggi ikut menjadi permasalahan tersendiri. Anomali perubahan iklim yang belum menjadi perhatian tanpa disadari telah menjadi ancaman nyata bagi dunia pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di Jawa Tengah. Potensi permasalahan lain juga sangat dimungkinkan untuk dapat muncul dan perlu dideteksi sedini mungkin. Hasil identifikasi permasalahan yang telah dilaksanakan di beberapa karesidenan Provinsi Jawa Tengah dapat ditarik beberapa permasalahan yang serupa. Hal ini menjadi masalah dan tantangan dimana masalah tersebut yang perlu untuk segera menjadi prioritas yang diselesaikan. Guna mencari solusi dari permasalahan tersebut tentu saja diperlukan sebuah wadah untuk saling menegaskan upaya penyelesaian dalam lingkup kewenangan masing – masing. Sehubungan dengan hal tersebut maka Bappeda Provinsi Jawa Tengah sebagaimana dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya untuk melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pembangunan Sektor Pertanian Provinsi Jawa Tengah 2018-2023. Melalui Rapat Koordinasi tersebut diharapkan dapat diperoleh masukan – masukan konkrit yang bermanfaat bagi formulasi dan perumusan kebijakan pembangunan sektor pertanian yang akan dituangkan ke dalam Rancangan RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023.

B. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah:
1. Memetakan kembali kebijakan pembangunan pertanian Provinsi Jawa Tengah yang telah berjalan selama ini baik dari sisi potensi maupun permasalahan;
2. Mendapatkan masukan perbaikan bagi formulasi dan perumusan kebijakan pembangunan pertanian Provinsi Jawa Tengah yang efisien dan berkualitas dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023.

C. Hasil yang diharapkan :
1. Pemetaan kebijakan pembangunan pertanian Provinsi Jawa Tengah
2. Arah kebijakan dan Strategi dalam rangka pembangunan sektor pertanian Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023

Klik download untuk unduih materi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *